Kepala Dinas

Login Anggota

Video

Sukseskan Undang-undang ASN, BKN adakan Workshop Standar Kompetensi Manajeria PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 23 April 2014 10:57

Jakarta-Humas BKN, Disahkannya Undang-Undang No 5 Tahun 2004 tentang Aparatur Sipil Negara (UU-ASN), telah membawa dampak perubahan yang besar terhadap Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dimana UU-ASN menekankan pentingnya  Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) guna membangun manusia secara kompetensi dan bermartabat, yang selalu dinamis dan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Hal ini disampaikan  Wakil Kepala (Waka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Harya Wibisana ketika membuka Workshop Penyusunan Standar Kompetensi Manajerial Selaras dengan Undang-undang  Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Selasa (15/4/2014), di Aula lantai 5 gedung I BKN Pusat Jakarta.

Dalam arahannya, Bima berpesan agar para peserta Workshop dapat mengidentifikasi tujuan Kompetensi SDM aparatur apakah untuk menciptakan kepemerintahan yang bersih (Clean Government), untuk meningkatkan pelayanan publik dan daya saing (Quality Public Services), untuk membangun profesionalisme dan produktivitas kinerja (Pursuit of Excelence), ataukah untuk semuanya (Good Governance). Bima melanjutkan bahwa dengan  teridentifikasinya tujuan dari kegiatan itu, maka akan  dapat diterapkan langkah strategis guna mendapatkan Aparatur Sipil Negara yang Profesional dan berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama Bima juga berharap agar peserta workshop dapat berdiskusi secara kritis mengidentifikasi secara cepat dan tepat kompetensi yang diperlukan untuk mengisi jabatan yang ada dalam UU- ASN serta dapat merumuskan cara meningkatkan kompetensi secara cepat mengingat ada 4,5 Juta ASN yang perlu untuk mengikuti diklat setiap tahun sesuai dengan amanat dari UUD ASN.

Sementara  Direktur Standarisasi dan Kompetensi Jabatan (Stankomjab) Budi Yuwono mengutarakan bahwa workshop ini akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 15 s/d 16 April,  yang diikuti oleh 50 peserta dari 17 instansi pusat. Budi menjelaskan bahwa tujuan dari workshop ini adalah tersusunnya kebutuhan kompetensi generik pada  Jabatan Pimpinan Tinggi (Pimpinan Tinggi Utama, Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama) Administrator dan Pengawas sesuai UU-ASN baik untuk Instansi Pusat maupun Instansi Daerah. Agus

 

 

terakhir diperbarui Rabu, 23 April 2014 11:10