Monitoring Penggunaan Aplikasi dan Jaringan SIMDA pada Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu

Mulai Tahun 2018, Puskesmas yang semula hanya melakukan pelayanan dan administrasi internal, diperkenalkan dengan SIMDA untuk optimalisasi pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan.

Dengan diberlakukannya status “BLUD Bertahap” pada Puskesmas, Puskesmas dituntut untuk mandiri dalam pengelolaan administrasi keuangan. Pengembangan jaringan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah pada Puskesmas di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pada dasarnya untuk membantu dalam rangka pengelolaan keuangan yang ada di Puskesmas tersebut, seperti pengelolaan JKN dan BOK.

Bidang Anggaran pada Badan Keuangan Daerah sebagai leading sector  pengelola aplikasi SIMDA melaksanakan monitoring penggunaan aplikasi dan Jaringan SIMDA di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Mereka memonitor jaringan dan penggunaan aplikasi SIMDA di Puskesmas Jatibarang, Tambi, Juntinyuat, Karangampel, Krangkeng, Kedokanbunder, Pondoh, Sukagumiwang, Kertasemaya dan Kedungwungu.

Setelah melaksanakan monitoring, ditemukan beberapa kendala dlam penggunaan aplikasi SIMDA oleh user di Puskesmas, diantaranya adalah :

  1. Sumber Daya Manusia : Di Puskesmas masih memberdayakan tenaga yang ada, namun dikarenakan profesi yang memiliki kesibukan lain, seperti bidan atau tenaga medis, mempengaruhi pemahaman terhadap jaringan dan sistem informasi yang digunakan.
  2. Teknis : Terdapat bebrapa Puskesmas yang menggunakan tower dengan ketinggian yang kurang sehingga tidak optimal untuk menagkap jaringan  sinyal.

Montoring akan dilanjutkan sehingga seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Indramayu dapat terkendali ddalam pengelolaan administrasi keuangan dan kedepannya diharapkan dapat meningkatkan status BLUD-nya.